Senjata Rahasia "Gaib" TNI itu Akhirnya Menampakkan Diri!


INDOSEJATI.com - Desas-desus itu ternyata benar adanya. Pembeliannya dirahasiakan dan tanpa liputan pers. Senjata rahasia dahsyat TNI, yaitu Rudal Yakhont dari Rusia,akhirnya menampakkan diri dan diujicobakan. Mantan Menhan Juwono Sudarsono mengemukakan pembelian Rudal Yakhont dilakukan secara G to G, melalui fasilitas kredit ekspor, dan dibarter dengan sumber daya alam, SDA pada saat itu. Dalam hal ini pembelian rudal yang dianggap "gaib" karena tak pernah muncul, terjadi pada tahun 2003-2004 dan proses rekayasa penyatuan sistem rudal yakhont untuk diinstall pada KRI Oswald siahaan berhasil pada tahun 2007, dibantu oleh tenaga ahli Lapan dan tekhnisi Rusia.

Pembelian rudal ini termasuk rahasia, tidak banyak yang mengetahui termasuk wartawan dalam negeri pun tidak ada yang mempublikasikannya. Hanya perwira tinggi TNI AL dan Mabes TNI serta jajaran KeMENHAM saja yang mengetahui. Hal ini hampir berbarengan dengan datangnya 2 pesawat Sukhoi SU-27 flanker.

Akhirnya Peluru kendali buatan Russia itu terpasang di atas KRI Oswald Siahaan-354 sekitar tahun 2007 dengan modifikasi di sana sini.

Rudal Yakhont sebenarnya sudah dimiliki sejak tahun 2003-2004 namun TNI AL baru bisa melakukan uji coba beberapa tahun kemudian karena untuk mengintegrasikan sistem kapal dengan rudal membutuhkan waktu yang lama.

Mantan Komandan Gugus Tugas Senjata Strategis TNI AL, Laksamana Pertama TNI Sulaeman Banjarnahor, mengatakan, dalam uji tembak tersebut rudal Yakhont hanya membutuhkan waktu sekitar enam menit mencapai sasaran. Sulaeman mengatakan, alasan dibelinya rudal Yakhont dari Rusia, karena berdasarkan kajian rudal Yakhont bisa memenuhi standar geografi di Indonesia, dimana hal ini sesuai dengan permintaan TNI AL. Jarak 300km dengan di tambah radar laut dari Rusia menjadikan rudal yakhont sebagai senjata rahasia TNI AL saat itu.


“Rudal Yakhont tidak didesain untuk menenggelamkan kapal, tapi hanya untuk melumpuhkan kapal,” kata Sulaeman seraya menambahkan masa pakai rudal bisa mencapai 20 hingga 30 tahun, namun perlu dikaji kembali, mana yang lebih pas. Rudal asal Rusia itu dibeli dengan harga US$12 juta per unit.

Beberapa rudal Yakhont yang dibeli oleh TNI AL dari Rusia itu memiliki kecepatan hingga mencapai dua mach atau melebihi dua kali kecepatan suara dengan jangkauan sasaran 300 kilometer. Pembelian dilakukan lengkap dengan suku cadang pendukungnya.


Sumber: JakartaGreater

Postingan terkait: