Yontaifib Mampu Berenang 3 Km dengan Tangan & Kaki Terikat


INDOSEJATI.com - Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) merupakan satuan elit yang dimiliki TNI Angkatan Laut (AL). Pasukan khusus ini didirikan 13 Maret 1961 dengan nama awal Komando Intai Para Amfibi (Kipam). Beberapa nama sempat digunakan hingga akhirnya nama Yontaifib dipatenkan.

Dilansir dari berbagai sumber, tugas pokok Yontaifib adalah membina dan menyediakan kekuatan serta membina kemampuan unsur-unsur amfibi maupun pengintaian darat. Yontaifib juga bisa melaksanakan tugas operasi khusus dari kesatuan TNI AL atau operasi lain sesuai perintah Panglima TNI.

Para personel Yontaifib adalah orang-orang terbaik di lingkungan TNI AL. Mereka adalah hasil seleksi ketat yang teruji dalam berbagai aspek, terutama fisik dan mental. Selain kemampuan tempur, pasukan ini juga dapat menjalankan operasi intelijen.

Selama berbulan-bulan mereka dilatih untuk jadi pasukan tempur yang tak kenal lelah, cepat, tepat, dan rapi dalam menjalankan misi khusus yang diberikan. Mereka juga dapat beroperasi di darat, laut, dan udara.

Untuk jadi anggota Yontaifib, calon anggota harus mempunyai dasar kemampuan tempur. Materi pelatihan pun terbagi menjadi pelatihan darat, laut, dan udara dengan tingkatan makin berat di setiap jenjangnya.

Salah satu yang paling berat adalah mereka harus berenang dengan tangan dan kaki terikat minimal sejauh 3 kilometer. Gaya berenang mereka pun praktis harus menyerupai gaya lumba-lumba sebagai cara untuk meloloskan diri di medan pertempuran.

Yang lebih keras, ada yang menyebutkan mereka 'disiksa' lebih dulu sebelum berenang. Mereka 'disiksa' secara fisik dan mental oleh pelatih untuk dibentuk menjadi prajurit tangguh dalam berbagai situasi. Mereka yang tidak kuat dengan beragam kekerasan yang ada dalam latihan besar kemungkinan akan merasa tertekan secara fisik dan mental.

Sehingga bisa dipastikan mereka yang lulus menjadi bagian Yontaifib adalah para prajurit terbaik. Mereka siap menjalankan tugas dengan baik. Bahkan kemampuan seorang personel Yontaifib setara dengan 24 personel TNI.


Sumber: Okezone

Postingan terkait: