Jenderal Gatot: Tindak Perusuh Pilkada, Panglimamu Siap Didakwa!


INDOSEJATI.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menginstruksikan anak buahnya tidak ragu dan takut-takut saat menangani orang-orang yang melanggar hukum saat hari pencoblosan putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta.

Ia mengatakan, personel TNI harus tegas menindak oknum yang melakukan intimidasi terhadap warga ibu kota sejak berangkat dari rumah ke tempat pemungutan suara (TPS). Bahkan, ia menjamin anak buahnya tak bakal dituntut hukum kalau meindak tegas perusuh pilkada.

“Negara harus hadir, agar rakyat tak diintimidasi saat menggunakan hak suaranya. Panglimamu ini menjamin, kalian tak bakal duduk di kursi pesakitan karena menindak perusuh. Ini, panglima kalian yang akan jadi terdakwa,” tegas Gatot kepada para perwira di Ecovention Ancol, Jakarta Utara.

Ia mengatakan, kalau masyarakat merasa terintimidasi dan tidak aman saat menggunakan haknya sebagai warga negara pada pilkada, artinya negara tak hadir di tengah rakyat.

Gatot menjelaskan, kalau warga takut dan merasa terintimidasi saat menggunakan haknya, kiprah TNI sebagai instrumen negara patut dipertanyakan.

"Jadi, Inilah tugas mulia kalian, lakukan tugasmu. Pelajari betul-betul prosedur tugas kalian. Apapun akibat yang kalian lakukan, kalau itu untuk membuat rakyat aman, saya jamin tak duduk di pengadilan. Ini direkam ya, saya yang memberi perintah kepada kalian, panglimamu lah yang nanti jadi terdakwa,” tegasnya lagi.

Untuk diketahui, TNI dan Polri mengerahkan 62 ribu personel gabungan untuk mengamankan seluruh TPS. TNI sendiri mengerahkan 13 ribu personel di 13.024 TPS. Selain itu, TNI maupun Polri sudah menyiapkan pasukan cadangan.

Sumber: Suara.com

Postingan terkait: