April 2017, Kapal Selam Terbaru TNI AL Tiba !!


INDOSEJATI.com - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana Ade Supandi, mengatakan bahwa salah satu dari tiga kapal selam baru yang dipesan oleh TNI Angkatan Laut akan segera tiba dari Korea Selatan.

“Kapal selama datang satu nanti bulan April,” ujar Laksamana Ade Supandi.

Kapal selam baru tersebut dipesan Indonesia dari DSME (Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering) dengan proses Transfer of Technology (ToT). Sesuai dengan kontrak, kapal pertama dan kedua dilaksanakan di Korea Selatan, sedangkan yang ketiga akan dilakukan di galangan kapal PT PAL Indonesia

Pengadaan kapal perang menjadi prioritas dalam revisi Minimum Essential Force (MEF) 2015-2019 TNI AL. Langkah ini diambil untuk memenuhi kebutuhan alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk mendukung visi World Class Navy.

Pembangunan Kapal Selam Ketiga
Infrastruktur pembangunan kapal selam PT PAL Indonesia, Surabaya telah siap digunakan untuk menyusun rangkaian dan sarana pembuatan kapal selam secara mandiri. Galangan kapal ini akan menjadi tempat bagi perakitan kapal selam ketiga DSME 209/1400 TNI AL.

Di PT PAL juga telah ada trailer transporter yang biasanya digunakan untuk mengangkut modul-modul kapal berukuran besar. Trailer ini bisa dirakit lebih panjang sesuai dengan kebutuhan alat yang akan diangkut.

Pembangunan infrastruktur kapal selam ini bertujuan untuk memenuhi target pembuatan sebanyak 12 kapal selam yang dipesan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Untuk mencapai target itu, PT PAL Indonesia melakukan kerja sama dengan Korea Selatan untuk membuat tiga kapal selam terlebih dahulu dengan cara mendidik SDM Indonesia untuk belajar ke sana membuat kapal selam.

Dari tiga kapal selam yang dibuat, satu kapal rencananya dirakit secara mandiri anak bangsa, kemudian untuk kapal keempat dan seterusnya dibuat sepenuhnya secara mandiri. PT PAL Indonesia telah mengirimkan sebanyak 206 orang Indonesia untuk menjalani pendidikan pembuatan kapal selam di Korea Selatan.

Kapal selam yang akan dibangun di PT Pal Surabaya berbobot 1.400 ton dan memiliki jangkauan operasional sekitar 10.000 mil laut. Kapal ini mampu melakukan perang anti-permukaan, anti-kapal selam, pemasangan ranjau laut dan Misi Pasukan Khusus. Kapal selam Indonesia ini memiliki top speed 21 knot saat menyelam dan 10 knot saat muncul ke permukaan.

Pembangunan kapal selam di PT PAL, Surabaya, akan menempatkan Indonesia, Galangan Pembuat Kapal Selam Pertama di Asia Tenggara.


Sumber: Antara

Postingan terkait: