Korea Selatan dan Indonesia Bikin Kantor Bersama Pengembangan Pesawat KF-X/IF-X


INDOSEJATI.com - Korea Selatan dan Indonesia membuka kantor bersama untuk memudahkan proses konsultasi pengembangan proyek pesawat tempur KF-X, demikian rilis lembaga pengadaan pertahanan negara.

“Dengan kantor bersama ini diharapkan akan membantu pihak kedua negara bertukar pandangan mengenai isu-isu yang tertunda selama proyek KF-X, serta memungkinkan mereka mengkompromikan perbedaan,” ungkap Jung Kwang-sun, direktur umum untuk KF-X Program Group di Defense Acquisition Program Administration (DAPA).

Kantor ini beralamat di Sacheon, 437 kilometer tenggara Seoul.

Sebagaimana dilansir oleh Yonhap News , Seoul dan Jakarta telah menandatangani kesepakatan sebilai 8,1 triliun won (US $ 7,1 milyar) untuk bekerja sama mengembangkan pesawat KF-X / IF-X, pesawat tempur generasi 4,5 pada bulan Januari tahun lalu. Dalam jumlah tersebut, Indonesia berkewajiban menanamkan modal 20 persen dari total kebutuhan senilai 1,7 triliun won.

Selaku pimpinan dalam proyek ini adalah DAPA Korea Selatan dan Korea Aerospace Industries Co (KAI), produsen pesawat satu-satunya negara itu, kata juru bicara pejabat Korea Selatan.

Sebagai bagian dari kesepakatan, saat ini, PT Dirgantara Indonesia (PTDI), telah mengirimkan 74 insinyur dan pejabat ke KAI untuk berpartisipasi dalam proyek pengembangan.

Tahap desain awal untuk KF-X/ IF-X dimulai pada bulan Desember dan diharapkan akan selesai pada kuartal kedua 2018. Sebuah prototipe akan terbang pada 2021 atau 2022, dimana pengiriman dijadwalkan dapat dilakukakan sekitar tahun 2025, menurut DAPA.

Total akan ada 150 pesawat yang diproduksi, dimana 100 pesawat untuk Militer Korea Selatan, sementara 50sisanya untuk. Akan ada perbedaan kecil dalam sistem operasi antara keduanya, kata sumber resmi.

Saat siap beroperasional, pesawat tempur KF-X akan menggantikan F-4 dan F-5 di pihak Korea Selatan. Dan IF-X akan menggantikan pesawat F-16 di pihak Indonesia.

Pesawat KF-X/IF-X akan memiliki panjangp 16 meter dan diproyeksikan untuk dapat mencapai kecepatan hingga Mach 1,97, atau 2.411 kilometer per/ jam. Di sisi avionik pesawat ini direncakan akan membawa kecanggihan pesawat generasi ke-5.

Sumber: Yonhap news lancer

Postingan terkait: