Heboh Berita 'PANGLIMA TNI AKAN LIBAS PKI & ABAIKAN PRESIDEN', Asli atau HOAX?


INDOSEJATI.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo membantah informasi yang menyebut dirinya bakal menumpas habis PKI yang ada di Tanah Air, meski Presiden Joko Widodo telah melarangnya. Informasi tersebut dianggap bohong (hoax).

"Kalau hoax enggak usah dibicarakan. Mau diapain lagi? Pokoknya itu hoax," ujar Gatot kepada wartawan di Kantor Kementerian Koordinator Polhukam, Jakarta.

Gatot menolak berkomentar saat disinggung mengenai informasi intelijen militer yang menyangkut keberadaan dan jumlah antek PKI di Indonesia. Ia pun enggan menanggapi isu tersebut dikaitkan dengan proses pilkada serentak.

"Saya enggak tahulah. Tanya yang bikin hoax lah," ujar Gatot, singkat.

Senada disampaikan Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Wuryanto. Menurutnya, pemberitaan yang dimuat di salah satu portal dianggap tidak benar. Inti pemberitaan itu ialah Gatot akan menghabisi PKI meskipun dilarang Presiden, serta siap menanggung resiko pemecatan.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, mengatakan propaganda melalui sarana media sosial dinilai semakin masif dan berbahaya. Pun ancaman baru yang memanfaatkan teknologi itu menjadi sebuah keniscayaan, serta berpotensi menghancurkan persatuan bangsa.

"Masalah ini, kan akan mengganggu eksistensi negara. Ada yang mau memisahkan rakyat dan pemerintah. Upaya propaganda seperti itu harus kita redam," ujar Wiranto.

Menurutnya, pemerintah melihat adanya pola dinamika ancaman yang terus berubah serta mengalami gerakan dinamis. Bahkan, penyebaran informasi bohong seperti itu cenderung mengganggu kerukunan masyarakat dan menghambat pembangunan.

"Kalau terlena kita akan ketinggalan. Apalagi persiapan minim dan seakan bertumpu pada doa. Ini (ancaman propaganda) betul dan tidak boleh terjadi," tandasnya.


Sumber: http://mediaindonesia.com

Postingan terkait: