Kapal Patroli Indonesia Diserang Puluhan Orang 'Asal' Malaysia


INDOSEJATI.com - Kapal Patroli BC-10002 milik Bea Cukai Kepulauan Riau (Kepri) diserang puluhan orang yang diduga mengawal Kapal Motor (KM) Nur Aflah GT 22 yang mengangkut sekitar 700 karung pakaian bekas atau ballpress asal Malaysia.

Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau (Kepri) R Evy Suhartantyo, mengatakan insiden penyerangan tersebut terjadi ketika BC-10002 mencegah kapal tersebut di perairan Tanjung Jumpul pada Sabtu dini hari.

 "Diduga massa bayaran itu mengawal kapal tersebut, dan melakukan perlawanan secara brutal dengan melemparkan bom molotov atau mercon secara bertubi-tubi ke arah Kapal Patroli BC-10002," kata dia di Tanjung Balai Karimun.

Evy menjelaskan, insiden penyerangan tersebut berlangsung selama sekitar 1,5 jam, mulai pukul 03.30 hingga 05.00 WIB. Adapun jumlah massa yang diperkirakan sekitar 50 orang berupaya mencegah Kapal BC-10002 merapat ke lambung KM Nur Aflah. "Saat petugas hampir berhasil menguasai kapal tersebut, ABK KM Nur Aflah memilih untuk membakar kapal mereka sendiri, dan kemudian melarikan diri dengan terjun ke laut," ujarnya pula.

Kapal BC-10002, dibantu Kapal BC-20002 akhirnya berhasil menguasai keadaan. Seluruh ABK dan massa sekitar 51 orang yang sempat terjun ke laut juga berhasil diselamatkan dan diamankan. "Massa dibagi dua, 24 orang diangkut dengan Kapal BC-20002 dan 26 orang dengan Kapal BC-10002," katanya lagi.

Seluruh ABK dan massa tersebut dibawa untuk diserahterimakan ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Belawan, Medan, Sumatera Utara.


Sumber: Antara

Postingan terkait: