Pemimpin Kharismatik Venezuela Hugo Chavez Sering Puji Bung Karno dalam Pidato


INDOSEJATI.com - Mantan Presiden Venezuela yang revolusioner, Hugo Chavez,  telah meninggal pada 2013 lalu, akibat infeksi saluran pernafasan akut kala menjalani perawatan kanker. Di dunia internasional, Chavez merupakan salah satu pemimpin paling karismatik sekaligus kontroversial. Pada Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa September 2006, Hugo Chavez pernah menyebut George W Bush, Presiden Amerika saat itu, sebagai setan.

Hugo Chavez tak hanya membenci Amerika saja. Ia pun berteman akrab dengan musuh Negeri Abang Sam: Fidel Castro dari Kuba atau Muammar Qadhafi dari Libya. Ia juga menjalin aliansi erat dengan Iran dan menawarkan dukungan pada Argentina terkait perselisihan menyangkut Kepulauan Falklands dengan Inggris.

Dari sederet pemimpin Indonesia, Chavez begitu menghormati presiden pertama RI, Soekarno. Bahkan, ia kerap menyebut nama Soekarno dalam pidatonya.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Budiman Sudjatmiko, bercerita pernah bertemu pemimpin sosialis itu pada 2008. Ketika itu, Budiman diundang ke acara pelantikan Presiden Paraguay, Fernando Lugo. Budiman dan Hugo Chavez sempat berbincang sejenak.

“Ketika saya memperkenalkan diri sebagai orang Indonesia, Chavez langsung menyebut Konferensi Asia Afrika," kata Budiman. "Rupanya dia terkesan. Bahkan, sempat menyinggung Gerakan Non-Blok.

Dalam perbincangan itu, Chavez tidak secara langsung memuji Soekarno. Namun, beberapa kali Budiman sempat menyimak pidato Chavez, “Dia sering mengutip ucapan Bung Karno kala mengawali pidatonya."

Kata Budiman, penyebutan nama Soekarno serta kutipan kalimatnya oleh Chavez menjadi suatu kebanggaan. Hal itu menunjukkan bila Soekarno diakui sebagai pemimpin dunia berpengaruh. “SBY sekalipun tidak pernah menyinggung Bung Karno,” ujar Budiman.


Sumber:Tempo.co

Postingan terkait: