Pangdam Siliwangi Perintahkan Prajuritnya Bunuh Geng Motor?


INDOSEJATI.com- Geng Motor yang arogan memang meresahkan warga. Terkait hal ini beredar pesan berantai yang berisi peritah dari Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Hadi Prasodjo kepada para tentara untuk membunuh geng motor.

Isi pesan itu cukup mencengangkan dan membuat heboh warga Jawa Barat. Kehebohan pesan singkat yang isinya seolah perintah dari Pangdam III Siliwangi itu membuat warga bertanya-tanya apakah pesan tersebut benar berasal dari Pangdam Siliwangi atau bukan.

Berikut isi lengkap pesan berantai itu:

Petunjuk Pangdam III/SLW Mayjen TNI Hadi Prasojo: Pada kunjungan ke Kodim 0621/Kab Bogor hr Rabu tgl 08-06-2016 dihadapan 471 orang Babinsa al : 
1. Jadilah prajurit hebat, jangan numpang nama besar leluhur para prajurit pendahulu Siliwangi. 
2. Didik anak2 kita dan jadikan orang sukses, jangan sampai anak2 kita jadi geng motor atau terlibat narkoba. 
3. Koordinasi dg Polri utk bubarkan geng motor, deteksi peredaran narkoba dan tangkap mereka. 
4. Buat dan keluarkan tiem Patroli, terdiri dari 30 orang, latih dan persenjatai mereka. 
5. Perintah terakhir "Kalau ada Begal, tembak saja, saya tanggung jawab". Tidak usah takut, harusnya kita yg ditakuti. Habisi saja. 
6. Kalo sanggup menculik culik saja, yg penting tidak ketahuan buang kelaut ato kubur dalam2. 
7. Tentara harus slalu menang melawan Kejahatan apapun itu bentuknya, bawa senjata pistol ato sangkur,,mreka brani kekita, kita harus lebih brani,,tusuk, bunuh, tembak. Hancurkan Geng motor, Hancurkan Kejahatan, Tentara lebih Kompak dr Geng motor.


Investigasi:

Berdasarkan penelusuran detikcom, pesan tersebut beredar luas di masyarakat sejak awal Juni lalu. detikcom melakukan konfirmasi ke Kepala Penerangan Kodam III Siliwangi Letkol Arh M Desi Ariyanto, Senin (13/6/2016). Desi menegaskan bahwa pesan berantai yang mencantumkan nama Mayjen TNI Hadi Prasojo selaku Pangdam III Siliwangi tidak benar.

Menurut Desi, kunjungan Hadi ke Kodim 0621/Kabupaten Bogor pada 8 Juni 2016 lalu memang benar. "Pak Pangdam (Hadi) memberikan pengarahan kepada prajurit," kata Desi via telepon.

Namun pesan yang disampaikan tidak seperti yang beredar dalam pesan berantai. Ada beberapa poin yang berbeda dan tidak pernah disampaikan Pangdam Siliwangi III.

"Untuk isi pengarahan poin satu dan dua ialah benar," ucap Desi.

"Sedangkan untuk poin tiga dan seterusnya ialah salah. Jadi, tidak benar Pangdam III Siliwangi (Hadi Prasojo) mengeluarkan pernyataan atau memberikan pengarahan seperti itu," tambah Desi.

Kesimpulan:

Hasil klarifikasi dari narasumber resmi Kodam III Siliwangi yang diwakili langsung Kapendam III Siliwangi Letkol Arh M Desi Ariyanto, sudah dipastikan pesan berantai tersebut tidak benar atau hoax.(*)


Sumber:http://news.detik.com/berita/3232184/pangdam-siliwangi-perintahkan-prajuritnya-bunuh-geng-motor

Postingan terkait: