Pendapat Pakar Asing Tentang Militer Indonesia

INDOSEJATI.com- Rekan IndoSejati, ada postingan menarik dari seseorang yang bernama Buldan, yang menulis artikel tentang analisa pakar asing mengenai militer Indonesia. Kita tidak tahu siapa orang yang melakukan analisa ini. Hal itu tidak terlalu penting, namun ada baiknya kita simak pandangannya.

Mengapa pendapat orang ini pantas dijadikan artikel? Karena orang ini bukan orang Indonesia. Jadi kita bisa melihat atau mengambil gambaran, bagaimana orang asing melihat militer Indonesia. Orang asing yang menilai kita, tentu dan seharusnya lebih obyektif, dan bisa jadi punya sudut pemikiran yang berbeda.

Pakar asing ini adalah seorang analis militer yang juga ahli strategi militer. Dulu pernah menetap cukup lama di Bali dan juga di Singapura. Artikel telah diterjemahkan dan tentu telah disederhanakan bahasanya, agar mudah dicerna.



Mengenai Militer dan Angkatan Darat Indonesia

Militer Indonesia saat ini sudah profesional. Itu bagus, meskipun harus banyak penyempurnaan. Pasukan khusus Indonesia juga sudah bagus.

Militer bangsa yang kaya harus ditakuti oleh negara besar, biar tidak mudah ditekan, tapi tidak dengan cara-cara yang Indonesia jalankan saat ini dalam memperkuat militernya. Itu salah besar dan ke depannya semakin salah besar.

Negara besar sama sekali tidak takut, selama negara tersebut tidak memiliki pertahanan yang bagus dan senjata yang bisa menyerang/membalas langsung sampai daratan negara besar.

Indonesia harus fokus di pertahanan dulu, artinya fokus di rudal dan pendukungnya, seperti satelit dan radar. Hal ini dulu yang seharusnya dimiliki dan dikuasai Indonesia. Fokuskan dana yang Indonesia punya, tempatkan di sini dulu sampai mampu.

Angkatan Darat sudah besar, pertahanan bagus. Ini sangat mengerikan bagi negara besar. Jadikan rudal dan pendukungnya yang utama, maksimalkan dana di situ.


Mengenai Angkatan Udara Indonesia

Memang dalam perang modern, Angkatan Udara adalah segalanya. Bila mampu menguasai udaranya maka dengan mudah mengusai daratannya. Tapi meskipun begitu, tidak akan bisa menguasai wilayah udara, kalau pertahanan udaranya bagus.

Rencana Indonesia membeli Sukhoi SU-35 adalah sesuatu yang tidak tepat dan pemborosan. Apalagi dengan dana terbatas. Lagi pula untuk peralatan angkatan udara, milik blok barat masih yang terbaik. Hal ini terkait dengan elektronik dan mesin, Barat masih jauh lebih bagus dari Timur. Kecuali untuk rudal dan nuklir, milik blok Timur bisa sejajar dengan blok Barat.

Negara lain bahkan yang kecil sekalipun, juga bisa membeli pesawat bagus. Semua yang diekspor telah diperlemah kemampuannya. Jadi negara siapa yang menjadi sekutu negara produsen akan selalu unggul. Indonesia adalah negara non-blok, jadi semua hanya teman, tapi bukan sahabat yang mau sehidup semati sebagai aliansi.



Mengenai Angkatan Laut Indonesia

Sudah bagus Presiden mencanangkan poros maritim, tapi produksi PT PAL harus lebih serius lagi dan ditingkatkan komponen lokalnya. Suatu alat perang tidak akan bisa menakutkan tanpa eletronik pendukungnya.

Indonesia sudah bagus berusaha mandiri pada kapal selam. Ini bagus, sesuatu yang ditakuti negara besar, karena sampai saat ini masih sangat terbatas teknologi yang benar benar baik dan bisa mencari keberadaan kapal selam. Sangat terbatasnya kemampuannya.Sekali lagi, ini sangat bagus sekali.

Indonesia kurang sehati dengan banyak negara ASEAN, jadi alat perang seperti kapal selam harus dari Rusia/China, karena negara ASEAN rata-rata menggunakan buatan pihak Barat.

Jika Indonesia punya kapal selam banyak, maka Indonesia besar kemungkinan bisa melakukan sabotase apapun yang bergerak di laut di manapun letaknya di dunia ini, bahkan besar kemungkinan bisa menembus daratan negara besar. Kemampuan ini, akan sangat sulit dilakukan di jaman sekarang oleh Angkatan Udara, apalagi memakai teknologi negara asing.


Jadi intinya, menurut pendapat pakar asing tersebut, kesalahan-kesalahan dalam strategi militer Indonesia mungkin masih kasat mata terlihat sekarang, tapi bisa jadi akan tampak jelas pada waktunya. Bermanfaat untuk dijadikan masukan ke depannya.(*)


Sumber:http://jakartagreater.com/pakar-asing-memandang-militer-indonesia/

Postingan terkait: