Salut! Pertamina dan PLN Masuk Daftar 500 Perusahaan Terbesar Di Dunia



INDOSEJATI.com- Dua perusahaan pelat merah menorehkan tinta emas di percaturan bisnis dunia. PT Pertamina dan PT PLN dinobatkan sebagai salah satu dari 500 perusahaan terbesar dunia, Fortune Global 500, 2014.

Mengutip laporan Fortune, Kamis, 10 Juli 2014, iklim bisnis dunia kembali berputar pada tahun ini. Setelah dilanda krisis keuangan, 500 perusahaan terbesar dunia bisa mencetak pendapatan lebih baik pada 2014.

Total pendapatan 500 perusahaan terbaik in ditaksir mencapai US$ 31,1 triliun, naik 2,5 persen dari tahun 2012. Sementara keuntungan meningkat 27 persen mendekati US$ 5,8 triliun.

Diantara 500 korporasi besar tersebut, terselip dua perusahaan asal Indonesia yakni PT Pertamian (Persero) yang menempati posisi 123 dunia. Posisi ini turun satu peringkat dari tahun sebelumnya.

Pertamina dilaporkan memperoleh omzet sekitar US$ 71,1 miliar pada 2013, naik tipis 0,3 persen dari 2012. Sementara laba perusahaan naik 10,9 persen menjadi US$ 3 miliar.

“Bertahannya Pertamina ke dalam jajaran Global Fortune 500 ini merupakan penghargaan yang tinggi dari dunia internasional terhadap kinerja Pertamina yang dari tahun ke tahun semakin baik di tengah tingginya tingkat persaingan global saat ini,” kata Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir dalam keterangan tertulisnya.



Satu lagi perusahaan nasional yang masuk jajaran korporasi terbesar dunia adalah PT PLN (Persero). Penobatan Fortune Global 500 ini merupakan yang pertama kali diperoleh PLN.

PLN tercatat berada di posisi 477 dunia dengan omzet ditaksir mencapai US$ 25 miliar, atau naik 0,6 persen dari tahun sebelumnya.

Meningkatnya pendapatan usaha di tahun 2013 ini berasal dari perpaduan antara kenaikan volume penjualan tenaga listrik dan kenaikan Tarif Tenaga Listrik (TTL) yang diberlakukan bertahap setiap triwulan mulai pemakaian Januari 2013.

"Ini sebuah penghargaan untuk para karyawan PLN dan seluruh pelanggan, khususnya perusahaan UKM dan perusahaan besar,” kata Direktur Utama PLN, Nur Pamudji dalam keterangn tertulisnya.

Meski pendapatan meningkat, PLN justru mencetak kerugian hingga US$ 2,87 miliar akibat rugi selisih kurs.

Manajemen PLN berharap PLN ke depan akan terus menjaga agar tetap berada di posisi 500 besar perusahaan dunia melalui upaya perbaikan di berbagai sisi operasional dengan menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.


Sumber: http://www.dream.co.id/dinar/salut-dua-perusahaan-ri-masuk-jajaran-bergengsi-dunia-140710n.html

Postingan terkait: