Kebijakan Jokowi Yang Membuat Singapura Pusing dan Akan Terancam Krisis


INDOSEJATI.com- Baru kita tahu ternyata bahwa Indonesia ini sebenarnya sangat kaya...

Barulah terbuka dengan jelas bahwa ada sekitar 4 ribu triliun rupiah uang orang Indonesia yang parkir hanya di Singapura saja. Pantaslah Singapura negara kecil yang kaya raya, karena berhasil menarik banyak uang orang Indonesia kesana.

Uang yang ditaruh di Singapura itu bukan hanya uang yang disembunyikan supaya bebas pajak saja. Tetapi juga uang-uang haram dari illegal logging, illegal fishing dan banyak illegal lainnya termasuk uang korupsi. Pemerintah Singapura sejak dulu membuka negaranya untuk menerima uang haram dari Indonesia dan mengelolanya.

Mirip ikan kecil remora yang selalu menempel pada ikan hiu. Ada simbiosis mutualisma antara konglomerat dan pejabat hitam di Indonesia dengan negara kecil Singapura.

Dan sekarang Singapura terancam...

RUU pengampunan pajak atau tax amensty sedang digerakkan oleh Jokowi. RUU itu ketika disahkan DPR akan seperti buah simalakama bagi mereka yang punya uang di luar negeri. "Lu mau masukin duit lu ke Indonesia dan kami kasih ampun, atau kami tangkap karena penipuan pajak.." Tegas dan tanpa ampun.

Ketegasan ini memang perlu, karena Indonesia sangat butuh modal untuk membangun infrastruktur berskala masif. Kebutuhannya sekitar 500 triliun per tahun. Dan daripada utang terus, lebih baik mengorek apa saja yang kita punya.

Jadi bisa bayangkan ketika uang 4 ribu triliun rupiah itu ditarik dari Singapura. Yang jelas Singapura akan mengalami kekeringan likuiditas. Ekonomi mereka pun akan anjlok pada titik terendah.

Belum lagi ketika infrastruktur Indonesia sudah selesai, maka mimpi Singapura untuk menjadi negara tempat investasi terbaik di ASEAN pada 2020 hancur sudah. Lha gimana, mereka sebenarnya tidak punya sumber daya apa-apa. Bandingkan dengan Indonesia yang luasnya tak kira-kira. Jokowi seperti menghisap darah mereka habis-habisan sampai mereka butuh transfusi nantinya.

Singapura pun melawan...

Mereka aktif merayu orang Indonesia yang menyimpan uangnya disana supaya menjadi warga negara Singapura,  dengan segala kemudahan dan fasilitasnya. Nah, ini ujian hebat bagi orang-orang kaya itu, tetap di Indonesia atau pindah jadi WN Singapura saja. Bodoh sekali kalau mereka mau disana, Indonesia itu masa depan. Sedangkan Singapura itu sebentar lagi tinggal kenangan..

Bukan itu saja. Ada indikasi Singapura pun sedang berusaha melobi DPR supaya tidak mensahkan RUU tax amnesty. Mereka juga menyewa LSM yang terus berteriak bahwa UU tax amnesty itu akan membuat jalur korupsi baru. Apa saja mereka lakukan, karena memang situasi sedang lampu kuning di sana.

Jadi kita mulai paham bahwa pemerintahan Jokowi ini bukan saja mengancam para koruptor, tetapi juga mengancam negara yang selama ini melindungi koruptor. Sudah berapa tahun kita diinjak-injak oleh si kecil buntet yang kaya dengan mengorek-ngorek kelemahan sistem kita.

Mungkin sekarang para pejabat Singapura sedang menempelkan foto Jokowi di dinding dan melemparnya dengan anak2 panah kecil sambil menggeram, (*)

Postingan terkait: