2017, Indonesia Akan Punya Patung TERBESAR DI DUNIA, Ini Bocorannya!

INDOSEJATI.COM Jika tak ada hambatan berarti, diperkirakan tahun depan pada 2017, Indonesia akan memiliki patung terbesar dan tertinggi di dunia. Wow! Ini mungkin akan membuat Indonesia kembali memiliki masuk dalam daftar “7 Keajaiban Dunia”, setelah Candi Borobudur tak lagi masuk di dalam daftar itu. Namanya: Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK).




Patung fantastis itu tepatnya akan ada di Bali: di Jalan Raya Uluwatu, Kawasan Ungasan, Bali Selatan. Namun, saat sudah selesai nanti, patung ini diproyeksikan untuk mengikat tata ruang dengan jarak pandang sampai dengan 20 km, sehingga jika Anda berada di Kuta Sanur, Nusa Dua hingga Tanah Lot ‘pun, Anda bisa melihat patung itu dari sana. Bayangkan! Keberadaannya seolah menjadi penjaga bagi bumi sekitarnya. Karena itu, Patung GWK ini disombolkan sebagai misi penyelamatan lingkungan dan dunia. Karena itu, patung ini berwujud Dewa Wisnu, yang dalam agama Hindu dalah Dewa Pemelihara (Sthiti), mengendarai burung Garuda.

Tokoh Garuda dapat dilihat di kisah Garuda & Kerajaannya, yang berkisah mengenai rasa bakti dan pengorbanan burung Garuda untuk menyelamatkan ibunya dari perbudakan. Sampai akhirnya dilindungi oleh Dewa Wisnu.
Adapun dari kedekatan, kita bisa melihat patung itu di Garuda Wisnu Kencana (GWK). GWK adalah taman budaya terbesar di Bali yang menjadi salah satu ikon wisata Bali. Taman budaya ini memiliki luas mencapai 60 hektar. Taman ini juga kerap menjadi tempat penyelenggaraan atraksi budaya.

Di GWK terdapat banyak venue pertunjukan yang menampilkan keindahan alam tebing kapur, sebutlah Lotus Pond, Wisnu Plaza, Street Theater, Amphitheater, Plaza Kura-Kura, dan Indraloka. Taman budaya ini juga menyediakan fasilitas restoran dan toko sovenir sendiri.

Saat ini, Patung GWK tersebut baru selesai dalam rupa torso (bentuk kepala hingga pinggang). Kita dapat menemukannya berdiri di Wisnu Plaza yang merupakan dataran tertinggi di GWK (lebih dari 260 meter di atas permukaan laut). Kemegahannya nampak sempurna dengan pemandangan alam Bali Selatan yang luar biasa memesona dari ketinggian.

Patung Dewa Wisnu setinggi 20 meter itu merupakan maha karya pematung besar Tanah Air asal Bali: I Nyoman Nuarta. Patung Dewa Wisnu sebenarnya merupakan bagian dari versi utuh Patung GWK berupa Dewa Wisnu yang sedang menunggangi burung Garuda.

Dengan tinggi yang akan mencapai 150 meter dan lebar hingga 64 meter dalam posisi sayap Garuda terbentang, Patung GWK ini memang didesain untuk menjadi patung monumental terbesar dan tertinggi di dunia.

Konon, pembuatan patung ini membutuhkan 4.000 ton tembaga, kuningan dan baja dengan lapisan asam patina untuk bagian utama, serta lapisan mozaik emas untuk bagian kecil seperti mahkota dan aksesoris Garuda.

Patung Dewa Wisnu ini dikelilingi oleh air mancur dan mata air suci (Parahyangan Somaka Giri). Menurut kepercayaan setempat, mata air tersebut merupakan mata air abadi yang tak kan kering meski kemarau tiba. Air ini juga dipercaya memiliki keajaiban sebagai penyembuh penyakit dan tempat meminta hujan kala musim kemarau tiba. Fenomena mata air di tanah tinggi memanglah sangat ajaib sehingga masyarakat sangat memandangnya sakral.

Sementara itu, bagian lain dari patung GWK yang sudah selesai adalah tangan Dewa Wisnu dan kepala Garuda. Tangan Dewa Wisnu sementara ini diletakan di area bernama Tirta Agung. Di sisi lain, patung kepala Garuda menjadi pemandangan utama Lotus Pond yang terletak tepat di belakang Wisnu Plaza.

Lotus Pond sendiri merupakan arena terbuka yang sarat keajaiban alam. Tebing batu kapur yang dipotong dengan alat besar nampak menjadi pilar alami dengan lahan hijau di tengah dan patung kepala Garuda sebagai daya tarik utamanya. Lotus Pond biasanya digunakan sebagai venue beragam acara dengan kapasitas hingga 7.000 orang. Musisi legendaris sekelas Iwan Fals, Deep Purple, hingga Scorpion sudah pernah menyempurnakan konser musiknya di tengah bukit kapur Uluwatu ini.

Nantinya, patung GWK akan terdiri dari 2 bagian. Bagian pertama adalah patung Dewa Wisnu menunggang Garuda dan bagian kedua merupakan monumen alas. Monumen alas akan didesain dalam bentuk bangunan berukuran 30.000 meter persegi. Ballroom multifungsi akan dihadirkan dalam monumen alas tersebut sebagai balai konferensi seni dan budaya kelas dunia.

Jika Patung Liberty dan Yesus ramping, maka GWK terkonsep besar dan megah dengan ukiran menakjubkan. Karena itu, sebagaimana diungkapkan I Nyoman Nuarta pada Net TV bahwa Patung Liberty bahkan bukan bandingannya dengan Patung GWK.

(Berbagai Sumber/Grafis: Tribun News/Gambar: SurgaTraveller.com)

Postingan terkait: